Review Emiten Waskita Beton Precast Tbk. (WSBP) Ala Leopard Style Trading

Step 1 : Memilih Emiten Berdasarkan Good Corporate Governance (GCG) dan Kesepakatan Insider

Company Background

Waskita Beton Precast Tbk. (WSBP) bergerak dalam industri manufaktur beton precast dan ready mix. Perseroan merupakan anak usaha dari Waskita Karya (WSKT), di bidang pembuatan beton precast.

Overview

Sumber : RTI

Secara jangka panjang WSBP sedang downtrend dengan tarikan sapujagad ada pada angka 366 yang merupakan kesepakatan market, dimana market merasa bahwa WSBP sudah murah di harga 366. Sehingga mulai ada perlawanan dan secara teknikal dapat dikatakan rebound.

Harga 366 bisa menjadi resisten yang akan menahan WSBP secara psikologis. Bisa jadi, ketika WSBP menyentuh harga 366, orang akan jualan karena saat downtrend dan menyentuh harga 366, dianggap sudah murah, ternyata market masih kasi diskon dan menyebabkan dananya tertahan di WSBP.

Berdasarkan overview, WSBP bisa dicicil beli, dengan strategi hold sebagian dan jual sebagian beberapa tik di bawah 366. Sisanya tahan hingga titik 366 breakout. Harga tertinggi WSBP adalah 630 dan terendah di 314. Lalu, jumlahkan dan bagi 2. Hasilnya diperoleh 472 (Target price WSBP).

Analytics

WSBP disarankan beli cicil, teknik cicilnya bisa lihat inflow outflow asing. Boleh dibantu dengan member perintah pada bot sufi (/ami wsbp)

Sumber : Bot Sufi (/ami wsbp)

Jika asing sedang beli, maka kita gunakan teknik sebar lot kecil dari titik terbawah, sambil haka bertahap. Sedangkan bila asing sedang jualan, kita gunakan tawar ala emak-emak.

Dalam seminggu, perdagangan WSBP mengalami kenaikan hingga di atas 4,24 %. Namun, dalam hari ini WSBP minus hingga lebih 1,15 %. Dalam rentang 6 bulan, WSBP sudah mengalami -12 69 %.

Profiles

Sumber : RTI

WSBP mulai IPO sejak 8 September 2016 dengan harga 490 yang merupakan harga future value WSBP dalam beberapa tahun yang akan datang menurut underwiternya. Pemegang saham terdiri PT. Waskita Karya (Persero) Tbk. Sebanyak 60%, PT. Waskita Beton Precast Tbk. Sebanyak 7% dan Publik (<5%) sebanyak 33% .

Key Statistics

Berdasarkan tulisan Benarkah Analisa Fundamental Sulit ? Key statistics WSBP adalah sebagai berikut :

1. Laba bertumbuh dari tahun ke tahun : Berdasarkan Earning Per Share (EPS) WSBP dapat dilihat bahwa dari tahun ke tahun labanya meningkat. Dari yang awalnya 24 per saham pada 2016, 38 per saham pada 2017, dan 42 per saham pada 2018. EPS pada 2019, masih lebih rendah dibandingkan EPS 2017 dan 2018, yakni sebanyak 29 per saham, namun masih lebih tinggi dibandingkan EPS pada 2016. Hal ini berarti setiap 1 lembar saham WSBP menghasilkan laba Rp. 29 di tahun 2019. Dalam hal ini, WSBP masih memenuhi ciri saham dengan fundamental baik.

2. Return of Equity (ROE) < 10 % ; Dapat diperhatikan bahwa ROE WSBP adalah 9,77 % (mendekati 10%). Jadi, kalau dianalogikan dari setiap Rp. 100 yang menjadi modal WSBP mampu menghasilkan laba Rp. 9.77. Meski ROE belum > 10% namun kondisinya hampir mendekati ciri saham dengan fundamental baik.

3. Debt Equation Ratio (DER) < 100 %; DER WSBP adalah 90,75%, jika dianalogikan WSBP punya modal Rp.100 maka total hutang yang dimiliki WSBP adalah Rp. 90.75. Masih memenuhi ciri saham fundamental baik karena total hutang (hutang jangka pendek + hutang jangka panjang) masih kurang dari 100%.

4. Current Ratio (CRR) > 100% ; CRR WSBP 128,14% yang berarti bahwa asset jangka pendeknya masih lebih besar daripada kewajiban jangka pendeknya atau bisa dikatakan bahwa WSBP masih bisa memenuhi kebutuhan jangka pendeknya. Jadi, WSBP memenuhi ciri saham yang berfundamental baik.

Corporate Action

Sejak IPO, WSBP sudah 2 kali membagikan dividen yakni pada tahun 2017 sejumlah 12,04 rupiah per lembar dan tahun 2019 sejumlah 22,5 rupiah per lembar.

Harga wajar WSBP berdasarkan bot Sufi (/val wsbp) adalah 439.

Fair value berdasarkan Morning Star (/ms wsbp) adalah 373,58.

Sumber : quotes.morningstar.com/stock

Step 2 : Analisa Teknikal

Sumber : Bot Sufi

Berdasarkan chart, WSBP sudah rebound secara teknikal. Fase downtrend telah melewati area kesepakatan market yang ditunjukkan serupa tentara berbaris yang merupakan adu kekuatan yang sama kuat antara pembeli dan penjual. Sebagai informasi tambahan, garis moving average (ma) mendekati golden cross antara ma 15 dan ma 25.

Sumber : Bot Sufi (/swing wsbp)

Berdasarkan chart swing ala Sufi, WSBP pada bot Sufi (/swing wsbp) sudah menunjukkan sinyal buy sudah muncul. Didukung 3 candle terakhir WSBP di hari sebelumnya, berturut-turut tidak membuat candle low baru karena close selalu di atas harga 326 yang merupakan harga low Year To Date (YTD).

Sumber : Bot Sufi (/ha wsbp)

Berdasarkan chart Heiken Ashi ala Sufi (/ha wsbp) sinyal buy juga sudah keluar dengan bull power lebih besar dibandingkan bear power.

Step 3 : Bandarmologi

Berdasarkan Chart Ami pada Bot Sufi (/ami wsbp), Shark Detector dan Foreign Flow Histogram menunjukkan distribusi pada hari ini (12/9/2019) dan 2 hari sebelumnya ada indikasi akumulasi namun tidak signifikan.

Skenario Pergerakan Harga

Berdasarkan indikator Fibonacci Chart MA pada Bot Sufi (/ma wsbp), ada beberapa skenario pergerakan harga yang dapat terjadi, antara lain :

  1. Harga ke Fibo 61,8% lalu turun tuk testing harga ke Fibo 78,8%
  2. Turun tuk testing di Fibo 78,8% lalu naik ke Fibo 61,8%
  3. Langsung tembus Fibo 61,8% dan kemudian testing lagi.

Skenario yang terjadi pada hari bursa berikutnya semuanya tergantung kesepakatan market.

Kesimpulan

Berdasarkan analisa step 1, step 2, step 3 ala Leopard Style Trading dapat disimpulkan bahwa :

  1. Bagi yang belum punya WSBP, sudah layak dilirik dan buy sesuai dengan money management dan profile risk masing-masing.
  2. Bagi yang sudah punya, bisa di hold selama belum keluar sinyal SELL pada chart /swing wsbp maupun /ha wsbp. Jika sedang posisi nyangkut di harga atas, sudah dapat di average down sesuai dengan money management dan profile risk masing-masing.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*